+62822-3151-6599 Contact@gvpnd.com
+62822-3151-6599 Contact@gvpnd.com

Situs Batu Kalde merupakan sebuah struktur bangunan Hindu/Budha yang terletak di daerah Pananjung, Pangandaran. Pada tempat tersebut, ditemukan balok-balok batu, baik yang masih terkubur di dalam tanah ataupun yang berserakan di permukaan tanah. Selain itu, terdapat arca nandi, yoni, lingga, dan struktur bangunan candi yang masih tertanam di dalam tanah.

Pengamatan permukaan yang dilakukan, terdapat sebuah struktur bangunan berupa balok-balok batu yang telah mengalami abrasi air laut, karena situs tersebut kerap terendam air laut di kala pasang. Hal yang menarik adalah di antara onggokan batu-batu terdapat sebuah yoni yang bagian atasnya pecah, arca nandi, dan bagian atas sebuah lapik (pedestal) bulatan cembung di atas bentuk persegi rendah, di sudut-sudutnya dihias dengan bentuk simbar sudut.




Batu Kalde Pangandaran
Batu Kalde Pangandaran

Benda-benda tersebut jelas menunjukkan bahwa bangunan yang dahulu berdiri di situs tersebut, tentunya bernafaskan agama Hindu, bahkan disinyalir bangunan tersebut disebut Candi Pananjung.

Mengutip laporan perjalanan pendeta Bujangga Manik pada abad ke-15 Masehi, sepulang dari Jawa Tengah dan Timur, disebutkan bahwa ia singgah di suatu desa yang bernama Pananjung yang terletak di awal sebuah tanjung yang menjorok ke laut selatan, sehingga desa tersebut dinamakan Pananjung. Tak menutup kemungkinan jika Bujangga Manik, sang pendeta Hindu Sunda tersebut, pernah berkunjung ke Situs Batu Kalde.

Hasil pengamatan permukaan dinyatakan bahwa bangunan tersebut berdenah bujur sangkar dengan ukuran 12 x 12 meter. Bagian bangunan yang tersisa sekarang terdiri atas tiga lapisan batu. Namun selama pengamatan berlangsung, belum dapat diketahui arah hadapnya, karena tidak ditemukan adanya penampil di salah satu sisinya, sebagaimana halnya pada bangunan candi pada umumnya.



Kemungkinan bangunan Candi Pananjung tidak seperti candi-candi di Jawa Tengah atau Jawa Timur. Hal tersebut dilihat dari ketebalan struktur bangunan, jenis batu-batu, dan juga kedalaman pondasinya. Jika bangunan Candi Pananjung mempunyai atap, kemungkinan dibuat dari bahan yang cepat rusak, misalnya tiang kayu, bambu, serta penutup atap dari ijuk.

Menurut penuturan nara sumber local Arca Nandi atau kerap disebut Batu Kalde atau Sapi Gumarang (berukuran 1mx1mx0,6 m) merupakan tempat sembahyangnya umat hindu dimasa Kerajaan Pananjung (Galuh Tanduran), Selain itu, terdapat pula 5 buah makam kuno yang diperkirakan makam pembesar Pananjung.

Leave a Reply

Tour Search

Pangandaran Golden Visage

is a local Pangandaran Tours Agency based in Pangandaran, West Java – Indonesia. Pangandaran Golden Visage is runned by a local pangandaran guide, Iwa Purwana Suganda and he’s Team – an expert of Pangandaran Tours & Adventures who has been working in the Pangandaran tourism industry for many years and has an excellent track record in serving travelers from all over the world.

Unique of Java

Treasures of Java’s

The Beauty of Indonesia

Sumatra & Java Highlight


Ada Pertanyaan?

Jangan ragu untuk menghubungi kami. Kami sangat senang untuk bisa berbicara dengan Anda.

+6282231516599

contact@gvpangandaran.com