+62822-3151-6599 Contact@gvpnd.com

Jakarta sebagai Ibukota negara, menjadi salah satu pintu masuk ke Indonesia, hampir semuam pengunjung ataupun wisatawan manca negara akan memulai perjalanan wisatanya melalui kota ini dan menjadi tolak ukur jarak untuk menuju lokasi wisata. Dari Jakarta wisatawan biasanya memulai perjalanan dengan menggunakan berbagai moda transportasi. Dengan dukungan sarana dan prasarana yang baik pengunjung dapat menempuh perjalanan melalui terminal, pelabuhan, maupun bandara yang tersedia. Selain itu Jakarta sebagai pusat transit atau berpindah lokasi ke seluruh wilayah Indonesia.

Untuk transportasi darat, pengunjung dapat menggunakan berbagai moda seperti Bus maupun Kereta. Moda transportasi darat Bus dapat diperoleh melalui Terminal Lebak Bulus, Terminal Pulogadung, dan beberapa terminal lainnya, setidaknya ada 14 terminal tersebar di seluruh Jakarta dengan tipe A dan B. Sedangkan untuk menggunakan transportasi darat dalam hal ini kereta, Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Senen, Maupun Stasiun Gambir dapat di jadikan sebagai titik awal keberangkatan ke berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 39 Stasiun kereta terdapat di Jakarta.

Bandar Udara (Bandara) Halim Perdana Kusuma
Bandar Udara (Bandara) Halim Perdana Kusuma

Jika anda menggunakan transportasi Laut sebagai titik awal kebarangkatan dapat melalui Pelabuhan Tanjung Priok, sedangkan untuk pelabuhan penyeberangan menuju ke Kepulauan Seribu dapat menggunakan pelabuhan penyebarangan Muara Angke dan Marina Ancol. Untuk moda transportasi Udara dapat menggunakan Bandar Udara (Bandara) Halim Perdana Kusuma. Bandara ini merupakan pangkalan udara militer, namun saat ini ada beberapa maskapai penerbangan komersial menggunakan bandara ini. Umumnya untuk penerbangan komersial menggunakan Bandara Cengkareng yang terletak di Provinsi Banten.

Berkunjung ke Jakarta sayang bila hanya menikmati hiburan-hiburan khas perkotaan. Datanglah juga ke tempat bersejarah yang menceritakan bagaimana perkembangan budaya kota dan peninggalanya, yaitu Musium Nasional.  Museum berumur ratusan tahun itu didirikan oleh pemerintah Belanda yaitu Gajah 24 April 1778 silam. Ciri khas Musium Nasional ini adalah adanya patung gajah di hamparan depan musium. Patung gajah berbahan perunggu merupakan hadiah dari Raja Chulalongkorn (Rama V) dari Thailand ketika berkunjung ke museum itu pada tahun 1871. Masyarakat pun biasa menyebut Musium Gajah.

Musium yang berdekatan dengan Monumen Nasional atau Monas ini memiliki koleksi sekitar 141.000 karya yang tersimpan di dua gedung utama museum ini. Warisan nilai dan sejarah bangsa Indonesia terekam semua di Museum. Terdapat juga replika-replika prasasti, patung-patung dewa-dewi, artefak keramik dan juga kronik pernik suku bangsa Nusantara ditata pada Gedung Lama Museum Gajah.

Salah satu musium di Indonesia yang diakui sebagai musium modern terlengkap di Indonesia ini sangat ikon bagi kota Jakarta, jadi wajib pelancong mengunjungi salah satu musium terbesar di Asia Tenggara ini.

Apalagi bila ingin berswafoto lapangan ditengah Museum dengan hamparan benda purbakala menambah menjadi spot andalan para netizen. Sekarang dekat pintu masuk museum terpampang patung berbentuk pusaran dengan judul  “Ku Yakin Sampai di Sini” karya Nyoman Nuarta menjadi spot paling menarik di museum Gajah. Tidak sulit mendatangi Musium Gajah, karena sekarang bus wisata yang keliling areal Thamrin-Sudirman sampai Pasar Baru juga menjadikan Musium Gajah tempat pemberhentian.

Selain itu jika ingin menikmati wisata bahari baik itu pulau maupun pantai, pengunjung dapat memilih wisata ke Kepulauan Seribu. Di Kepulauan seribu ini terdapat banyak pulau yang menyediakan resort yang dapat anda sewa untuk menikmati keindahan pulau.

Selain itu beberapa kota penyangga Jakarta, memiliki berbagai lokasi wisata yang sangat menarik seperti Kota Bogor, yang letaknya sangat dekat dengan Jakarta, menawarkan berbagai lokasi wisata, salah satunya adalah kawasan Puncak yang menawarkan kesejukan alam dan hawa udara yang dingin.

Sedangkan untuk menikmati suasana malam, Kota Jakarta menawarkan berbagai tempat sebanyak 328 tempat karaoke, pub, maupun diskotik dapat digunakan sebagai tempat menikamati malam. Untuk tempat menginap wisatawan tidak perlu bingung, karena ada sebanyak 879 Hotel berbintang dan penginapan yang tersebar diseluruh Kota Jakarta. Sebanyak 2625 restoran dan warung makan tersebar diseluruh Kota.

Leave a Reply

Please rate*

Tour Search

Pangandaran Golden Visage

is a local Pangandaran Tours Agency based in Pangandaran, West Java – Indonesia. Pangandaran Golden Visage is runned by a local pangandaran guide, Iwa Purwana Suganda and he’s Team – an expert of Pangandaran Tours & Adventures who has been working in the Pangandaran tourism industry for many years and has an excellent track record in serving travelers from all over the world.


Ada Pertanyaan?

Jangan ragu untuk menghubungi kami. Kami sangat senang untuk bisa berbicara dengan Anda.

+6282231516599

contact@gvpangandaran.com