+62822-3151-6599 Contact@gvpnd.com

Caving Goa Kaca dan Goa Surupan

0
Price
FromIDR 300K
Price
FromIDR 300K
Available: 100 seats
Full Name*
Email Address*
Travel Date*
Your Enquiry*
Person*
* Please select all required fields to proceed to the next step.

Proceed Booking

Save To Wish List

Adding item to wishlist requires an account

2845

Why Book With Us?

  • No-hassle best price guarantee
  • Customer care available 24/7
  • Hand-picked Tours & Activities
  • Free Travel Insureance

Get a Question?

Do not hesitage to give us a call. We are an expert team and we are happy to talk to you.

+6282231516599

Help@gvpnd.com

  • Min Age: 10+
  • 2 Hours
  • Booklets
  • Caving Equipment
Tour Details

Goa Kaca merupakan destinasi wisata yang berada di dusun Pasir Kored Desa Sidomulyo, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran berjarak 9.0 km dari Bundaran Marlin Pangandaran ke arah barat. Waktu tempuh yang diperlukan untuk mengunjungi daya tarik wisata ini sekitar 20 menit melalui Jl. Sukamelang dan berada di titik koordinat 7°37’51.3″S 108°37’40.3″E.

Daya tarik wisata Goa ini memiliki keunikan tersendiri, dimana dalam satu kawasan terdapat delapan Goa, yaitu Goa Walet, Goa Surupan, Goa Lanang, Goa Junti, Goa Pereng, Goa Wadong, Goa Kaca, Goa Cirangkis dan Goa Landak. Dari kedelapan Goa tersebut baru Goa Kaca dan Goa Surupan yang bisa dikunjungi wisatawan, untuk sementara yang lainnya, masih belum dibuka untuk tempat wisata.

Goa Kaca pertama kali di temukan pada tahun 1990 oleh para penambang batu phospat, tidak heran ketika masuk ke dalam goa, wisatawan akan mendapati banyak bekas galian penambangan batu phospat. Karena keindahan dan potensi wisata yang dimiliki Goa Kaca, warga sekitar mulai berani memasuki Goa tersebut dan mulai dikembangkan. Pada tahun 2015 sampai 2016, karang taruna di Dusun Pasir Kored mencoba kembali mengembangkan wisata goa tersebut menjadi destinasi wisata.

Departure & Return Location

Pangandaran Regency (Google Map)

Meeing Time

30 Minutes Before Event Time

Price Includes

  • Tour Guide
  • Entrance Fees
  • All transportation in destination location
  • Lunch Box

Price Excludes

  • Guide Service Fee
  • Driver Service Fee
  • Any Private Expenses
  • Room Service Fees

Complementaries (OPSIONAL)

  • Speleo Helmet
  • Cover all
  • Rubber Boot Shoes
  • Boom (carbide generator)
  • Lighting Equipment
  • Gloves
  • Single Rope Technique (SRT) set
What to Expect

Goa Kaca memilki keindahan yang luar biasa, bagian langit goa dan dasar goa dipenuhi banyak stalaktit dan stalagmit raksasa yang masih alami. Goa sepanjang 100 meter ini memiliki beberapa luas ruangan yang mirip dengan kamar tidur. Wisatawan bisa berselfie ria di ruangan goa sambil menimati stalaktit dan stalagmitnya. Konon katanya, di Goa Kaca pernah ada batu yang begitu bening seperti kaca namun batu tersebut telah rusak oleh para penambang, yang tersisa sekarang ini hanya berupa batu – batu kristal saja. Oleh karena itu goa ini dinamakan goa kaca.

Setelah dibuat takjub dengan keindahan Goa Kaca, sekitar 50 meter terdapat Goa Surupan. wisatawan akan diajak berpetualang menjelajahi Goa Surupan yang memiliki panjang sekitar 1500 m. di dalam Goa tersebut terdapat aliran sungai Cipicung dikarenakan medan yang cukup sulit maka, tidak semua pengunjung dapat memasuki goa tersebut, hanya di khususkan untuk orang dewasa saja. Di Goa Surupan, wisatawan akan di ajak membelah perut bumi dengan menyusuri aliran sungai Cipicung. Saat memasuki Goa Surupan, wisatawan akan diajak berbasah- basahan, sambil merasakan sensasi memanjat tebing dan merayap di dinding goa. Ada 3 spot yang bisa di jadikan tempat berfoto ria diantaranya batu kristal besar dengan air yang mengalir dari atas batu, spot ke 2 adalah ruang besar di tengah goa dan spot ke 3 adanya lubang, sehingga matahari bisa masuk secara langsung ke dalam goa. Di sini wisatawan juga akan menemukan kelelawar kecil yang merupakan penghuni Goa Surupan, tak heran begitu kita memasuki goa tersebut, kita akan merasakan aroma amoniak dari dalam. Setelah keluar dari goa tersebut wisatawan akan melewati bukit dengan kemiringan 45 derajat, para pemandu lokal menyebutnya Bukit Galau. Karena ketika berada di tengah perjalanan, wisatawan akan merasa galau dan dilema antara ingin kembali atau melanjutkan perjalanan bukit. Jika wisatawan melanjutkan perjalanan sampai ke puncak bukit akan di suguhkan dengan pemandangan hamparan pepohonan dan persawahan yang hijau, dari sana juga wisatawan dapat melihat wilayah Pangandaran secara keseluruhan dari ketinggian.

Bagi wisatawan yang akan mengunjungi Goa Kaca dan Goa Surupan, disarankan tidak pada musim hujan selain jalannya yang licin, Goa Surupan akan ditutup untuk kegiatan berwisata karena dikhawatirkan terjadi luapan sungai.

  • Cave Mapping,
  • Data Collection
  • Research on cave potential
  • Research the potential of underground water flow
  • Cave Ornament Research
  • Biota Cave Research.
Itinerary

08.00 - 09.00Meeting Point di Lokasi Caving

Persiapan Keberangkatan Menuju Lokasi Caving yang berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran yang dapat ditempuh ± 30 Menit dari Pantai Pangandaran.

09.00 - 10.00 Bimbingan dari Instruktur

Setelah sampai di lokasi persiapan arahan dan pengenalan Destinasi Wisata di Kabupaten Pangandaran Khususnya Wisata Goa untuk kegiatan Caving, Setiap 5 Wisatawan didampingi oleh 1 Pemandu Wisata, dibagi menurut rombongan sehingga mudah dikondisikan.

10.00 - 14.00 Cave Exploration

Pertama-tama kita akan diberikan arahan dalam kegiatan Explorasi Goa dengan Medan Kering “Goa Kaca” dan Goa dengan medan Berair “Goa Surupan” untuk kegiatan yang akan dilakukan, wisatawan akan didampingi oleh Local Tour Guide untuk menjelajahi Goa Kaca (100 meter) dan Goa Surupan (1500 meter) yang ada di Dusun Pasir Kored, Desa Sidomulyo dengan berbagai keindahan stalagtit dan stalagmit raksasa di kedua goa tersebut dan juga terdapat ceruk-ceruk yang asik untuk berfoto.

14.00 - 15.00 Rest and Culinary Tourism

Usai beraktifitas menjelajah Goa Kaca dan Goa Surupan, alangkah senangnya beristirahat dengan menikmati kuliner khas lokal Desa Sidomulyo, yakni Liwet Jolem di Bukit Galau yang rasanya begitu menggugah selera dengan sambal dan pete yang “LUAR BIASA”.

15.00 - 16.00 Shop for Souvenirs and Closing Activities

Setelah seharian beraktivitas jangan bosan untuk berwisata kembali ke Pangandaran dengan penutupan kegiatan ini mudah-mudahan membuat awal yang baik untuk kembali menjelajahi dunia Karst di Kabupaten Pangandaran.

Map

Photos
9 travellers are considering this tour right now!